Tutorial llmu llmu komputer dan download program gratis

Fungsi Statistik pada Excel



Jika Anda baru pertama mengenal Excel, Anda akan segera menemukan bahwa excel bukan hanya sekedar kotak-kotak yang dapat diinputkan data ke dalam baris dan kolom. Lebih dari itu Excel juga bisa digunakan untuk melakukan perhitungan matematis, melakukan rekap data dan menampilkan dalam bentuk grafik yang informatif.

Pada modul kali ini, akan dijelaskan bagaimana penulisan rumus serta beberapa contoh fungsi statistik umum yang sering digunakan dalam pengolahan data.

Penulisan Rumus Pada Microsoft Excel

Dalam pembuatan rumus atau fungsi pada excel selalu diawali dengan sama dengan (=). Misalnya untuk melakukan perhitungan sederhana 5 dikali 7, bisa dimasukkan rumus “=5*7” pada cell (1) atau formula bar (2).





Tidak menutup kemungkinan, ada beberapa rumus sangat rumit dan perlu tempat yang panjang, sehingga Anda bisa klik panah pada formula bar (3) sehingga Anda lebih leluasa menuliskan rumus. Tekan enter setelah selesai, jika rumus ada yang salah dalam penulisan biasanya akan diperbaiki otomatis oleh excel seperti kurang kurung tutup. Tapi jika tidak memungkinkan akan muncul pesan error dan Anda harus memperbaiki rumus. Jika sudah benar harusnya contoh diatas akan muncul hasil 35 setelah menekan enter.

Dalam beberapa kasus, jika Anda sudah perbaiki rumus tapi masih ada error dan tidak bisa menemukan solusinya, tekan ESC pada keyboard untuk mengembalikan seperti semula.
Jenis Error yang Sering Muncul

Ketika menulis rumus, terkadang Anda menemukan error dalam Excel. Berikut beberapa contoh error dan cara mengatasinya:

Error ####


Tanda pagar muncul ketika isi cell melebihi lebar kolom. Solusinya hanya perlu melebarkan kolom dengan cara drag kotak kanan judul kolom. Tips lain dobel klik kotak tersebut, maka lebar kolom akan disesuaikan otomatis dengan isi semua cell pada kolom tersebut.

Error #NAME?

Error ini muncul ketika Anda salah menuliskan nama fungsi atau nama range pada Excel.

Solusinya memperbaiki SUN menjadi SUM

Error #VALUE!

Excel menampilkan error #VALUE! ketika rumus yang Anda buat mempunyai data yang tidak tepat.
Error ini bisa diatasi dengan menghilangkan data yang tidak sesuai atau mengubah data dengan tipe data yang sama.

Error #DIV/0!

Error ini muncul seperti pada umumnya dalam matematika yaitu membagi bilangan dengan 0.

Solusi dari error ini sederhana, yaitu dengan mengubah 0 dengan angka selain 0.

Error #REFF!

Excel menampil error #REFF! jika rumus yang Anda inputkan mengacu kepada cell yang tidak ada atau sudah dihapus.

Misalkan pada contoh di atas, Anda menghapus kolom B dengan cara klik kanan pada judul kolom B, pilih Delete.

Jika sudah terhapus, maka harusnya muncul seperti berikut:

Solusi ini hanya perlu Undo (Ctrl + Z) atau mengubah rumus pada #REFF! dengan cellyang baru atau cell lain.

Jenis Fungsi Statistik pada Microsoft Excel

Untuk mencoba fungsi statistik, kami meyiapkan data produk yang terdiri ProductId, ProductName, Price. Kita akan mengolah data Price, tetapi pada data price yang seharusnya berisi angka ada yang kosong dan berisi huruf. Tujuannya biar anda lebih paham cara kerja fungsi statistik dalam microsoft excel.





Format dasar fungsi statistik adalah

=NAMA_FUNGSI(Range)

dimana, NAMA fungsi disesuaikan dengan kebutuhannya misal SUM, AVERAGE, dll. Rangediisi dengan mengeblok satu atau lebih cell pada tabel. Misal jika contoh di atas Anda blok cell C2 sampai C6.

Fungsi SUM

Fungsi SUM digunakan untuk mentotal atau menjumlahkan data angka. Pada contoh diatas , kita blok 5 cell yang terdiri dari 3 cell angka, sehingga yang dijumlahkan hanya 18 + 19 + 10 = 47.

Fungsi COUNT

Fungsi COUNT digunakan untuk menghitung cell yang berisi angka saja (ingat bukan menjumlahkan). Sehingga pada contoh di atas akan muncul hasil 3. Karena hanya 3 data yang berupa angka.

Fungsi COUNTA

COUNTA hampir sama dengan COUNT yang membedakan di COUNTA yang dihitung cell yang tidak kosong. Jadi jika cell itu berisi data baik angka, simbol, teks, tanggal akan ikut dihitung. Sehingga pada contoh di atas hasilnya ada 4.

Fungsi AVERAGE

Seperti pada kehidupan sehari-hari AVERAGE atau rerata didapat dari menjumlahkan semua data dibagi dengan jumlah datanya. Di excel, AVERAGE hanya menghitung yang berupa angka saja, sehingga pembaginya tidak 5 melainkan 47/3 = 15.67.

Fungsi MAX

Fungsi MAX digunakan jika Anda ingin mencari nilai maksimal atau paling besar dari data.

Fungsi MIN

Fungsi MIN digunakan jika Anda ingin mencari nilai minimal atau terkecil dari data.

Fungsi Statistik Berkondisi

Dalam dunia kerja, kadang kita bertemu dengan beberapa kasus selain yang dijelaskan di atas. Misalnya, kita hanya menjumlahkan data berdasarkan kriteria/kondisi tertentu saja. Lebih detailnya kita lihat contoh data berikut:




Gambar di atas adalah contoh uang jajan yang dikeluarkan per hari. Bagaimana cara mendapatkan jumlah uang jajan khusus di atas 10rb, atau mencari rata-rata umur anak yang di bawah 25 tahun?

Seblum menjawab itu, Anda harus paham tentang operator perbandingan, diantaranya:
= : sama dengan
<> : tidak sama dengan
> : lebih besar
>= : lebih besar atau sama dengan
< : lebih kecil
<= : lebih kecil atau sama dengan

Fungsi SUMIF

SUMIF digunakan untuk menjumlahkan cell berisi angka dengan kriteria/kondisi tertentu. Misal “Berapa total uang jajan yang di atas 5000?“.

Rumus: =SUMIF(range; criteria; [sum_range])

Sehingga rumus yang digunakan untuk menyelesaikan persoalan di atas adalah: =SUMIF(A2:A5; “>5000″) dan hasilnya seperti berikut:





Untuk parameter yang ketiga ([sum_range]) digunakan jika range kriteria dan range yang dijumlahkan berbeda. Arti tanda kurung siku [] dalam excel bahwa parameter tersebut opsional boleh diisi atau tidak tergantung keperluan. Sebagai contoh, berapa total uang jajan anak yang berumur di bawah 15 tahun ke bawah.

Bisa dianalisa, kriteria yang digunakan adalah <=15 (15 ke bawah), range yang digunakan adalah A2:A5 karena umur sebagai kriteria, sum_range adalah B2:B5 karena yang dijumlahkan adalah uang jajannya. Lebih jelasnya lihat gambar berikut:



Fungsi COUNTIF

COUNTIF digunakan untuk menghitung berapa data khusus kriteria tertentu. RUMUS COUNTIF adalah:

=COUNTIF(range; kriteria)

Contoh , masih menggunakan data di atas, berapa orang anak yang di atas 5 tahun?


Fungsi AVERAGEIF

Format penulisan EVERAGEIF sama dengan SUMIF, terdapat 3 parameter, digunakan untuk mencara rata-rata data berdasarkan kriteria tertentu.

RUMUS: =AVERAGEIF(range; criteria; (average_range])

Berdasarkan contoh di atas, maka:
=AVERAGEIF(A2:A6;”<>5″) untuk mencari rata-rata umur anak selain yang 5 tahun.
=AVERAGEIF(B2:B6;”<20000″;A2:A6) untuk mencari rata-rata umur anak selain yang untuk yang mendapat uang jajan di bawah 20rb.
Catatan
Untuk penulisan kriteria terutama yang berupa angka tidak usah ada tanda pemisah ribuan, misal 10.000
Jika Anda menggunakan Bahasa Indonesia pada pengaturan komputer atau gadget, gunakan pemisah parameter titik koma ( ; ) dan penulisan desimal dengan koma, misal dalam sepuluh koma 3 adalah 10,5
Sedangkan jika Bahasa Inggris menggunakan koma ( , ) untuk pemisah parameter dan titik (.) untuk desimal 10.5
Bahasa Indonesia: =SUMIF(A1:A3;”10,5″)
Bahasa Inggris: =SUMIF(A1:A3,”10.5″)

Untuk modul berikutnya, Kami akan menggunakan pengaturan BAHASA INGRRIS.

Demikian modul excel tentang fungsi statistik, semoga bermanfaat :D

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Fungsi Statistik pada Excel

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan kirimkan komentar atau merequest tutorial...